Semua alat

Kalkulator nilai

Masukkan skor tugas dan bobotnya untuk menghitung rata-rata mata pelajaran atau IPK tertimbang. Tambahkan pekerjaan rumah, kuis, ujian tengah semester, dan proyek dengan nilai poin berbeda untuk melihat posisi Anda — dan berapa skor yang Anda perlukan di final untuk mencapai nilai target. Semua matematika dijalankan secara lokal.
Nilai
Bobot
×
Nilai
Bobot
×
Nilai
Bobot
×
Tambah baris
Hasil
4.25

Cara menghitung nilai tertimbang

1. Tambahkan setiap item nilai: nama, skor yang diperoleh, dan bobot atau poin maksimal.
2. Konfirmasi jumlah bobot hingga 100% (atau total poin sesuai dengan silabus).
3. Baca rata-rata tertimbang atau hasil IPK.
4. Gunakan mode "diperlukan pada akhir" jika tersedia: masukkan nilai target dan bobot akhir.

Contoh penghitungan nilai

Rata-rata mata pelajaran tertimbang

Pekerjaan rumah 90% (bobot 20%), tengah semester 78% (30%), proyek 95% (20%), akhir 85% (30%): rata-rata = 0,20×90 + 0,30×78 + 0,20×95 + 0,30×85 = 85,4%.

IPK skala 4.0

Tiga mata kuliah: A (4.0, 3 sks), B+ (3.3, 4 sks), A− (3.7, 3 sks). IPK = (4,0×3 + 3,3×4 + 3,7×3) (3+4+3) = 3,69.

Target ujian akhir

Rata-rata tertimbang saat ini 82% dengan 70% nilai terkunci; akhir adalah 30%. Untuk menyelesaikan pada 90%: perlu (90 − 0,70×82) ÷ 0,30 ≈ 108,7% — tidak mungkin; sesuaikan target atau kredit ekstra.

Kapan menggunakan kalkulator nilai

Saat silabus mencantumkan bobot kategori dan Anda melacak kemajuan di tengah semester.
Saat Anda merencanakan seberapa keras belajar untuk ujian akhir yang bernilai 40% dari nilai.
Saat Anda mengubah nilai letter menjadi IPK untuk beasiswa atau transfer aplikasi.

Kapan harus memilih sesuatu yang lain

Ketika sekolah Anda menggunakan kurva non-standar — portal resmi mengesampingkan perkiraan manual.
Ketika Anda memerlukan peringkat kelas statistik dengan skor rekan yang tidak diketahui.
Ketika Anda hanya memerlukan rata-rata sederhana yang tidak tertimbang dari dua angka — rata-rata dasar sudah cukup.

Membaca tabel bobot silabus

Profesor sering mencantumkan kategori seperti "Partisipasi 10%, Ujian 50%, Makalah 40%". Konversikan setiap persentase yang diperoleh dalam kategorinya terlebih dahulu (misalnya, rata-rata tiga makalah), lalu terapkan bobot kategori. Melewatkan satu pekerjaan rumah tidak akan berarti apa-apa bila pekerjaan rumah hanya 10% dari total.

Merencanakan waktu belajar ujian akhir

Jika rata-rata Anda saat ini sudah mendapat nilai A dan bobot akhir adalah 20%, hasil akhir yang buruk mungkin tidak akan terlalu meningkatkan nilai huruf — buatlah prioritas yang sesuai. Jika Anda berada di perbatasan antara B dan C dan nilai finalnya 40%, ujian tersebut memerlukan persiapan yang tidak proporsional. Jalankan skenario dengan skor akhir yang realistis sebelum mengerjakannya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang dimaksud dengan pembobotan rata-rata?

Setiap skor dikalikan bobotnya (pentingnya), dijumlahkan, dan dibagi total bobot. Ujian akhir 50% menghitung lebih dari 5% pekerjaan rumah.

Apakah bobot harus berjumlah 100?

Bobot harus sesuai dengan silabus Anda — baik persentase yang berjumlah 100 atau poin yang dijumlahkan dengan total poin mata pelajaran.

Bagaimana cara menghitung IPK?

Kalikan setiap poin nilai mata pelajaran dengan jam kredit, jumlah, bagi dengan total kredit. Skala bervariasi menurut negara dan institusi.

Dapatkah saya membatalkan kuis terendah?

Hanya masukkan kuis yang dihitung setelah dijatuhkan, atau sesuaikan bobot secara manual agar sesuai dengan kebijakan.

Bagaimana jika sekolah saya menggunakan plus/minus tanpa setengah poin?

Petakan huruf ke skala institusi Anda sebelum masuk — kalkulator menggunakan angka yang Anda berikan.

Apakah data akademik saya sudah diunggah?

Tidak. Semua perhitungan tetap ada di peramban.